Tunaikan Amalan Kewajiban Saudara-mu Yang Tertunda

Syarat & Ketentuan

  1. Orang yang dibadalkan tidak mampu melakukan haji atau umrah dengan badannya
  2. Orang yang dibadalkan sakit dan penyakitnya tidak ada harapan untuk disembuhkan
  3. Orang yang membadalkan wajib sudah melakukan haji atau umrah
  4. Orang yang dibadalkan secara fisik mampu maka tidak boleh dibadalkan
  5. Wanita boleh membadalkan haji atau umrah laki – laki, begitu pula sebaliknya
  6. Membadalkan haji tadk boleh lebih dari 1 orang
  7. Tidak boleh membadalkan haji dengan niat mencari keuntungan secara harta
  8. Diutamakan yang orang membadalkan memiliki hubungan secara urut adalah hubungan anak, saudara, atau krabat dekat
  9. Orang yang membadalkan amanah dan memahami benar proses badal dan ibadah haji atau umrah.

Teknis Badal di umrahsunnah.id

  1. Adanya Ijab Qabul atau serah terima yang sah antara yang memberikan kepercayaan pelaksanaan badal haji / umrah (ahli waris / keluarga) dengan orang yang menerima badal tersebut, yaitu pihak umrahsunnah.id .
  2. Badal yang telah diamanahkan ke pihak umrahsunnah.id nantinya dilakukan oleh para mukimin atau mahasiswa UIM (Universitas Isam Madinah) yang memang secara syari’at insyaAllah dijamin oleh umrahsunnah.id .
  3. Setelah proses badal haji / umrah telah selesai maka ahli waris . keluarga yang memberikan amanah kepada umrahsunnah.id kan mendapatkan sertifikat Badal Haji / Umrah.
  4. Sertifikat Badal Haji InsyaAllah dikeluarkan langsung oleh pihak Kementrian Haji Arab Saudi.
  5. Sertifikat tersebut menjadi bukti bahwa benar adanya telah dilakukan Badal Haji.
  6. Dalam sertifikat akan tertulis nama dari orang yang dibadal haji / umrah dan nama orang yang membadal haji / umrah – kan